Sastra Muhammad Alfariezie

 

Monyet Menyembah Setandan Pisang

 

Monyet yang seminggu lalu baru melahirkan bersujud di bawah setandan pisang. Buah yang selalu kera itu makan setelah matang di pohon telah memberinya energi-energi hingga melahirkan buah perasaan. Pemilik kebun binatang tertawa heran bagai pemimpin partai politik yang kaget melihat kerumunan millenial. Tapi, makhluk legendaris yang berbulu abu-abu itu tidak sekali pun menggaruk kepala, menggaruk dada dan enggan memandang majikan yang gendut dan seakan-akan tak pernah paham kalau matahari pun selalu mencintai bulan.

 

Kemiling, Bandarlampung 19 November 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie