Ceritain dong Bang Alfa

 

Demi Makan

 

Tiga tulang harimau sumatera jaraknya hanya dua meter dari baju pemiliknya. Kira-kira tiga bulan yang lalu pemiliknya diterkam peliharaannya usai melewati sungai demi memberi makan. Mungkin karena terlalu lapar dan tak puas karena selalu makan daging ayam maka tubuh pemiliknya yang tidak terlalu gemuk dan kurus pun jadi santapan mereka.

            “Le Le Le. Aku datang membawa daging. Daging cincang makanan kalian. Ayo kemari. Mari datang, kawan dan sayang,” kata sang pemilik sembari tangan kirinya mengangkat ember berisi daging dan tangan kanannya menunjuk tiga harimau menggunakan tongkat, kata pemiliknya sembari bernyanyi-nyanyi dan tersenyum memanggil tiga harimaunya.

Naas. Kaki depan pemimpin harimau langsung menarik lelaki berambut gondrong hitam tebal itu ketika kedua kakinya belum sempat naik dari sungai atau belum sempat menapaki tangga pembatas rumah harimau dan pemiliknya.

Selidik punya selidik, ternyata menurut tetangga korban, pemiliknya tak pernah memberi daging babi, sapi atau rusa, melainkan sejak tiga tahun selalu memberi ayam. Selain itu, tiga hari dia tak memberi makan harimaunya karena bisnisnya sedang morat-marit.

“Dari pada kamu pusing memikirkan makan tiga harimaumu itu, lebih baik serahkan saja kepada yang berwajib,” kata tetangganya sebelum hari sial si pemilik harimau datang.

“Tidak akan. Bila perlu hidup ini kuberi untuk anak-anakku itu,” kata pemilik harimau yang sial.

“Walah, gitu toh pak ceritanya,” kata polisi yang menangani kasus ini sembari terbengong-bengong lalu garuk kepala sebelum tangannya mengangkat tulang belulang harimau.

 

2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie