Prosa Muhammad Alfariezie

 

Menjadi Buah Bibir Busuk Tetangga

 

Ibu doni menjadi buah bibir busuk para tetangga. Doni  pernah membentak sang ibu ketika emak-emak ngerumpi di rumahnya. Doni yang ingin berangkat mencari kerja karena kemarin telah diberhentikan perusahaan yang bangkrut mendapat ocehan yang tak sesuai dengan kebutuhannya pagi itu.

 

“Don! Kalau membawa motor jangan lupa belikan bensin. Bagaimana kamu ini. Katanya kerja. Tapi, selalu ibu yang membeli bensin ketika memakai motor yang olinya juga selalu bapak yang mengganti,” ujar ibunya yang tiba-tiba menghentikan tawa di tengah-tengah obrolan rumpinya bersama kawan-kawan gang karena melihat doni yang memanaskan mesin kendaraan.

 

“Ya kan jarak rumah ini ke kantor 20 Km, bu. Ibu gandakan saja maka jarak yang doni tempuh adalah 40 Km. Setiap pagi doni selalu beli bensin. Ketika malam  doni tidak sempet membeli bensin karena pom sudah tutup. Alangkah capek doni ini kalau harus muter-muter mencari pom bensin yang buka,” ujarnya sembari menunggu mesin motor memanas.

 

“Hem. Hem. Ini nih. Anak jaman sekarang. Kalau dibilangin selalu menjawab! Inget, tanpa ibu kamu tidak mungkin lahir! Inget don. Inget! Jangan banyak menjawab kalau diomongin,” ujar ibunya yang tak bisa menahan godaan.

 

“Udah dulu sih! Gua ini mau nyari kerja. Makan belum, gaji belum keluar tapi diocehin terus!” kata doni berhasil mengagetkan lima ibu yang sudah dua jam duduk di teras rumahnya.

 

 

Doni menggeber menggeber motornya dan giginya mengot kanan dan kiri serta giginya bergemeretak. Dia kesal karena sejak malam sudah menahan lapar dan harus berpikir mencari kerja di mana dan bagaimana membayar cicilan motor.

 

“Anakku yang itu memang begitu. Kalau diomongin malah marah-marah. Kadang saya merasa sakit hati. Tapi, tetap saja dia anak kandung saya. Betapa indah bunga senyum saya ketika pertama melihat wajahnya di depan mata ini,” ujar ibunya lalu menyeruput kopi yang tinggal setengah gelas tapi masih hangat.

 

2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie