Puisi Muhammad Alfariezie


 
Foto Di Air Terjun Makkunyana - Tanggamus



Kau Harus Tahu Tentang Burung-burung Yang Bernyanyi

Satu bunga dan sehelai daun jatuh ke kolam,
Sepasang angsa gontai berjalan di bawah rindang pepohon,
Dan ikan-ikan seolah tersenyum—
Di mana engkau, sayang?  Di sini
            Aku ingin tawa dan candamu

Di bawah langit yang cerah ini
            Dulu kamu selalu menunggu
Engkau menanti walau kuterlambat karena harus menuggu antrian bus 
Kemudian Mencubit dikit Pinggulku dan aku menggelitikmu 
Lalu kita berjalan ke taman-taman nan indah, ke mall paling keren,
Ke restoran murah meriah, dan ke sudut-sudut keindahan

Memang lelaki yang saat ini kau panggil sayang berfortuner sedangkan  
Saban pagi harus kutempuh dinding-dinding sunyi hingga selalu saja membuatmu gelisah—
Tapi kau harus tahu, juitaku
Bahwa dia hanya pecundang luar biasa, bahkan
Dialah yang memfitnahku
Ia sewa cewek murahan untuk mengaku-ngaku menjadi tunanganku, sungguh
Kemarin aku bertemu dengan mereka—di kafe itu
Betapa aku dongkol sehingga harus menyiram segelas kopi panas—maaf suamimu
Sekarang wajahnya ada bekas dendam, sebab
Dia menertawaiku atas kekonyolan luar biasanya itu

Saat aku datang lalu duduk dan baru ingin mereguk kopi
Dia datang ke tempatku bersamanya, lalu berkata dan nafasnya yang agak-agak itu
Betapa muak aku melihat mulutnya—
            Priamu dan wanita yang memfitnahku tertawa dan menginjak-injak
            Mereka menunjuk-nunjuk
            Menghina bahwa
Si kalah tak berdaya adalah, ah

Cintaku yang juga menyayangiku
Kuharap kau mengerti dan mau kembali
Walau nanti aku hanya mampu membelikanmu rumah, gaun dan perhiasan murni
            Di naungan yang hijau ini, sungguh
Burung-burung bernyanyi seakan
Merestui kita saling peluk lagi

2020

 Biodata Pengarang : 



Biodata :
Muhammad Alfariezie, lahir di Bandar Lampung, 19 November 1994, Lulusan FTIK  Universitas Teknokrat Indonesia. Saat ini aktif di UKM Teater Sastra TERAS. Selain itu ia juga ikut berproses di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.
Karya puisinya telah di muat media massa Lampung Post, Budaya Haluan, Majalah Simalaba, Flores Sastra dan dalam antologi bersama yaitu “Semalam Di Pesantren, Aku Pelajari Kemerdekaan, dan Jejak Cinta Di Bumi Raflesia. Buku tunggal yang berjudul PROSA, telah terbit dan dapat di beli di Toko Pedia. Bukalapak. Shope dan Guepedia”

Pernah diundang ke acara Festival Sastra Asia Tenggara Yang bertema jejak Cinta di Bumi Raflesia, yang diadakan di Bengkulu. Pernah diundang pada acara Festival Asia Tenggara yang bertema Hang Tuah, yang diadakan di Gunung Bintan. Pernah diundang dalam acara sastra internasional tegal mas poetry island.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani