Karya Muhammad Alfariezie Bin Firdaus Bin Iwal Burhani Bin Husin Syahri
Untuk Muhammad Alfariezie
Dari yang puput
Hujan memiliki ketenangan seperti aliran sungai. Rintik dan sejuknya membuatmu tenang. Kamu akan menjadi raja paling murni karena dalam pelukan yang jernih.
Untukmu kekasih, aku akan menjadi hujan yang tak memiliki petir maupun guntur. Aku akan menjelma hujan yang airnya kesenangan bagi petani. Aku akan menjadi air yang menumbuhkan padi serta mengembangkan senyummu.
Percayalah sayang, hujan tak pernah mengingkari hari. Aku akan datang ketika kamu tergeletak di tengah kemarau. Kamu takkan menjadi santapan sepi, apatah lagi menjadi bulian debu-debu.
Dari Muhammad Alfariezie
Untuk yang Puput
Aku pernah berkeliling dengan kekasihku pada suatu sore
Ketika itu, seorang pengamen taman menyanyikan lagu kemesraan
Lalu, kekasihku mengungkapkan, dia adalah awan
Siang malam aku takan kesepian
Kekasihku selalu membuat perasaan ini jernih
Sampai-sampai sore itu aku berdendang dan bergoyang
Juwitaku pun tersenyum melihatku senang
Aku jadi paham bahwa itulah kasih sayang
Aku merasa rerintik hanya sesekali menghiburku
Setelah itu justru aku tenggelam
Bisa jadi tubuh ini remuk karena tertumbur karang
Alangkah perih segala yang terbayang
Komentar
Posting Komentar