Puisi Muhammad Alfariezie



Jika Kau Kuantar Pulang

Seperti guci antik di antara bunga dalam ruang tamu rumah mewah
Warna rambutnya bak langit menjelang malam
Wajahnya serupa pevita, tubuhnya mulan
Dirinya di antara lelampu menjemput perasaan

Dulu di tepi kolam sering aku dan dirinya mengayunkan kaki di antara ikan-ikan
Kami selalu bicara perihal asmara
Ia gemas menyubitku
Aku malu-malu memeluknya

Jika  kuantar ia pulang mungkin esok kami mendapat gunung dan ladang
Ayahnya, ibunya pasti mendapat laut
Aku dan ia akan  menanam pohon bulan
Menebar benih pagi, petang dan malam

2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie