Puisi Muhammad Alfariezie
Wangi Rindu
Barangkali rindu seperti kupu-kupu atau capung jarum di dalam cangkang embun, sehingga
Untuk melihat wajahmu, aku
Seperti berlari di atas arang dan duri yang terbakar, apalagi
Memelukmu, hingga bersandar dan berbicara empat mata perihal bulan, kekasihku
Di malam gigil aku ngilu menahan ulu hati yang lapar dan dahaga, sungguh
Kumau jari-jemarimu menuangkan kemesraan, hingga
Jari-jemarimu
Menusuk hitam dan gatal perasaanku, juitaku
Aku bernyanyi agar bintang memberi sinarnya kepadamu, dan aku
Memetik bunga, supaya
Wanginya selalu untukmu
2020
Komentar
Posting Komentar