Puisi Muhammad Alfariezie



Surat Debu

Fajar mengembang ketika suratmu kubaca;
Surat pernyataan tentang umang-umang yang benci  kelapa
Tapi seperti biasa
Secangkir kopi dan roti kunikmati, lalu
Jazz dan blues kunyanyikan sebelum akhirnya pergi ke ruang sunyi;
Ruang yang sampai hari ini memberiku inspirasi menulis puisi, dan
Di sini aku pun merangkai do re mi;
Nada klasik yang selalu kumainkan, lagu sepi
Yang setiap malam memaling pelukku kepadamu

2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie