Puisi Muhammad Alfariezie



Asmara

Sehelai bunga gugur dan air jatuh dari pucuk daun, lalu
Tanah seperti bunga yang dihinggapi kupu-kupu, dan seperti itulah
Ketika tutur kataku padamu bagai penyair puitis di abad romantis

Perasaanmu bening
Menjadi tempat ikan-ikan, gincu, hingga teratai, kekasihku
Aku menguning untukmu, mengalir karenamu, dan kamu
Menengadah demiku, dan tumbuh bersamaku

2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie