Puisi Muhammad Alfariezie
Bunga Malam
Secangkir kopi dan dua lapis roti
Tanpamu meja ini hanya debu dan pagi
Aku hanya berdiri memandang mentari
Lalu semakin bagai batu
Dedaunku tak berayun,
Bungaku layu,
Dan siang malamku berbulu, kekasihku
Kamu barangkali penyebabku tak pernah yatim piatu
Sungguh setiap kali kau menemaniku bernyanyi, pasti
Seperti kudengar ibu mengaji, kemudian
Ketika kau mengantarku bermimpi, betapa
Seperti kupeluk tubuh bapakku--
Kau, sayangku
Adalah bunga yang tumbuh di kedalaman bulan
2020
Komentar
Posting Komentar