Puisi
Di saat jaga, ia termenung memandang jutaan kelelawar tiba-tiba di malam yang sepi, dimana hanya ia dan angin barangkali yang menikmati purnama. Kelelawar itu membenamkan dirinya ke hati pemuda yang tengah termenung itu. Ia bermimpi. Malam terang perak keemasan menikam bumi. Busur rembulan tabur perciknya. Pandang kekelaman menjadi samar-samar, lelaki terbangun
tiba-tiba menjadi kaya dan memiliki para Bidadari.
tiba-tiba menjadi kaya dan memiliki para Bidadari.
Komentar
Posting Komentar