Karya Sastra Muhammad Alfariezie Bin Firdaus Bin Iwal Burhani

 

Si Biangkerok Terperosok

 

Terpaksa Eisaku menginap satu hari di kamar yang tak seberapa mewah tapi mahal. Beruntung Eisaku tak sampai mati karena keusilan yang tak tertahan. Andai, ia memijat-mijat punggung gurunya yang pegal karena menempuh jarak yang lumayan untuk mengajar Bahasa Indonesia. Tapi, mungkin itulah yang dijudulkan sebagai ‘Biangkerok terperosok.’

“Hari ini adalah peringatan Sumpah Pemdua. Tidak asyik banget kalau ini sekolah hanya upacara. Biar rame, bagaimana kalau Pak Alton, guru Bahasa Indonesia yang baru masuk sesuda dua tahun kita di sini, bagaimana kalau berik kejutan ulang tahun. Aku dengar dia punya penyakit jantung. Jika dia mati, tentu puisi tak menjadi tugas yang memusingkang ,” kata si biangkerok yang terperosok.

“Kamu aja ah. Aku mau tobat. Ini kan peringatan sumpah pemuda. Harusnya kita meniru lagak Mohammad Yamin,” kata Laluna yang semalam bermimpi ditelanjangi matahari dan bulan karena suka berbuat jahil hingga membahayakan orang.

Eisaku sudah terlalu benci karena tugas puisi yang tak bisa ia selesaikan sehingga sering dihukum Pak Alton berjemur di bawah tiang bendera. Ia siapkan seember batu bata dan seember air comberan yang ia ambil tepat di belakang kelasnya.

Rencananya adalah melempar dua ember tersebut ketika Pak Alson menaiki tangga untuk mengajar Bahasa Indonesia di kelas Laluna usai bel istirahat. Namun, sayang sungguh disayangkan karena rencana hanya sesuatu yang belum tentu terjadi.

Drumpak platak prak. Ember terjatuh dan Eisako terguling di tangga ketika membawa dua gacon yang akan digunakan untuk mengundang serangan jantung Pak Alton.

Dia tak langsung berdiri karena memang tak sanggup berdiri sebab pingsan dan kepalanya mengucurkan darah. Beruntung telinga Pak Alton peka sehingga ketika mendengar suara itu, ia langsung berlari. Tepatlah yang Pak Alton lakukan. Ia segera membopong si biangkerok yang terperosok itu ke puskesmas terdekat sehingga ambulan lekas mengantarnya ke rumah sakit yang memiliki alat operasi nan lengkap.

 

2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tekhnologi Bagi Anak

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani