Di Bawah Megah Bayang Pencuri Siang seperti mengirim bala tentara dan memaki-makinya-- lelaki Pribumi Kerap mengunyah ranting meminum sungai industri; Coklat, lendir, penuh sisa kapuk Ribuan pejabat, pemilik vila dan pulau serta fortuner dan jet pribadi, kemudian artis cantik-- ah Ia hanya abu-- Bagai semut, merayap-- bak ulat, melata Asma-- berjalan Baleho, poster, iklan tiga dimensi Ia menunduk di bawah megah bayang pencuri Ia mendongak di antara selebriti penjudi Tanah, laut, gunung adalah satu untuknya; Haus dan lapar walau hujan atau pun kemarau-- lalu perang, pemilu, dan penyuluhan merupakan 2 ; Gerhana matahari dan bulan Jenderal telah berperang Belanda pergi, PKI mati Partai-partai muda berdiri, bahkan PDI Perjuangan Wong cilik Duduk di tahta paling tinggi Dasar bambu Berkumpul menyimpan ular Bisa menjalar Lumpuh kemakmuran Mati kemerdekaan Kubur bangsawan 2020