Puisi Muhammad Alfariezie
Bisikkan
Asmara
Andai sungai dan hutan menjadi pasir dan berjuta-juta
benteng, lalu
Langit tak pernah tersenyum dan bulan selalu hilang
Jangan pernah kau berjalan ke ujung jurang paling dalam
Kutak mau kau terbuang, kekasihku
Aku akan membawamu menyeberangi pulau-pulau,
Aku akan menjagamu sesampai pelabuhan,
Aku akan membuatkanmu rumah yang pekarangannya
Tertanam bunga, buah sehingga beburung, kekupu, dan
capung jarum datang selalu datang
Di sana
Kupastikan kau
mudah jika ingin mereguk kejernihan atau sesuatu nan manis sedang,
Kau mudah jika ingin memakan sayur pindang ataupun roti
khas belanda dan indonesia,
juitaku
Yakinlah bahwa aku memiliki rahasia keindahan— dan kau
Dulu di tanah ini
Ketika aku pertama kali menginjakkan kaki di sini
Aku hanya membawa sebakul harapan, aku hanya punya
segudang impian, dan
Aku sangat kelaparan, aku butuh sekali air mineral
Kaulah satu-satu
orang yang menunjukkan jalan sungai
Kaulah satu-satunya
yang memberiku makanan
Dan orang tuamu memberiku restu untuk tinggal bersama
Aku diberi
ruang khusus yang kamarnya
Berhadapan dengan jendelamu hingga ketika pagi dan malam
Kita bisa curi-curi pandang
2020
https://www.youtube.com/watch?v=m6LuiezVUJg
Komentar
Posting Komentar