Puisi Muhammad Alfariezie
majalasbagus.co
Cintamu
Bunga-bunga di pekaranganku
seperti cahaya bintang yang
begitu rapih mengisi relung bumi
Hampir setiap fajar mengembang
Aku selalu tersenyum ketika menyentuh bebulir
di ujung daun, dan aku
Setelah selesai menghirup wewangi dan membunuh lelah usai mimpi semalam
Bergegas
mandi dan siap-siap merangkai hari untuk kepentingan orang-orang
Kekasihku, kau membuatku mengerti tentang sungai-sungai jernih
Ketika pertama kali bertemu—saat awal berkenalan
Waktu itu
Sungguh perasaanku bergetar menyentuh indahmu
Ketekunan dalam menanam dan
merangkai warna-warni
Kamu begitu mencintai keluarga, dan kau
Tak pernah melupakan ajaran orang tua
Kau basuh perasaan kami karena dulu ibumu nan cantik itu
senantiasa mengelus tubuhmu,
Kau tak pernah mencaci maki sebab ayahmu nan rupawan dan
kekar itu
Senantiasa
membuatmu bahagia, juitaku
Ketika aku menjelekkan dia yang dulu mempermainkanku
Justru kau memelukku dan bibir ini betapa manis—
Engkau lelapkan benciku
Aku tak
lagi masuk dalam zona ambigu
Kini yang kurasa adalah madu dan manis yang sedang dari
bebuah yang matang oleh induknya
2020
Biodata Pengarang :
Muhammad
Alfariezie, lahir di Bandar Lampung, 19 November 1994, Lulusan FTIK Universitas Teknokrat Indonesia. Saat ini
aktif di UKM Teater Sastra TERAS. Selain itu ia juga ikut berproses di Lamban
Sastra Isbedy Stiawan ZS.
Karya puisinya telah
di muat media massa Lampung Post, Budaya Haluan, Majalah Simalaba, Flores Sastra
dan dalam antologi bersama yaitu “Semalam Di Pesantren, Aku Pelajari
Kemerdekaan, dan Jejak Cinta Di Bumi Raflesia. Buku tunggal yang berjudul
PROSA, telah terbit dan dapat di beli di Toko Pedia. Bukalapak. Shope dan
Guepedia”
Pernah diundang ke acara Festival Sastra Asia Tenggara
Yang bertema jejak Cinta di Bumi Raflesia, yang diadakan di Bengkulu. Pernah
diundang pada acara Festival Asia Tenggara yang bertema Hang Tuah, yang
diadakan di Gunung Bintan. Pernah diundang dalam acara sastra internasional
tegal mas poetry island.
Komentar
Posting Komentar