Puisi Muhammad Alfariezie






Bayang Asmara

Selalu kutemui cinta kemana pun kaki melangkah
Seperti halnya di lekuk bukit pembaringan awan
Betapa suci rumpun bambu
Kuning langsat kupu-kupu mesra di bibir daun

Kekasihku, tenang gemercik sungai adalah impianku dan kamu
Saat ini airnya memeluk perasaanku
Sungguh sejuk aliran ketulusan
Relungku damai di lingkaran kasih dan sayang

Kutahu pasti bahwa ketika ritmis gerimis di luar jendela kamar kita
Wajahmu di tangkai kaca dan jari-jemarimu menari di bebulir indah
             Kau sebut namaku
            Dan kau ingat wajahku
            Kau peluk cium aku, juitaku

Aku pasti mengajakmu ke sini
Kubuatkan rumah yang kau suka
Yang pekarangannya tumbuh bebunga pelangi dan harus tubuh bulan






Biodata :
Muhammad Alfariezie, lahir di Bandar Lampung, 19 November 1994, Lulusan FTIK  Universitas Teknokrat Indonesia. Saat ini aktif di UKM Teater Sastra TERAS. Selain itu ia juga ikut berproses di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.
Karya puisinya telah di muat media massa Lampung Post, Budaya Haluan, Majalah Simalaba, Flores Sastra dan dalam antologi bersama yaitu “Semalam Di Pesantren, Aku Pelajari Kemerdekaan, dan Jejak Cinta Di Bumi Raflesia. Buku tunggal yang berjudul PROSA, telah terbit dan dapat di beli di Toko Pedia. Bukalapak. Shope dan Guepedia”

Pernah diundang ke acara Festival Sastra Asia Tenggara Yang bertema jejak Cinta di Bumi Raflesia, yang diadakan di Bengkulu. Pernah diundang pada acara Festival Asia Tenggara yang bertema Hang Tuah, yang diadakan di Gunung Bintan. Pernah diundang dalam acara sastra internasional tegal mas poetry island.
 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie