Sepentil Kisah dari Muhammad Alfariezie

 

Letusan Kembang Api Tambung Membuat Tetangganya Mati

 

 

Tambung harus merelakan 1 januari di dalam penjara. Tetangganya yang berumur 62 tahun meninggal dunia karena serangan jantung. Letusan kembang api yang Tambung nyalakan berulang-ulang membuat tetangganya terbangun karena kaget lalu merasakan perih dan sesak napas. Ia langsung jatuh dan dilarikan ke RS setelah lima menit menahan rasa sakit.

Tambung sudah diperingatkan oleh pak RT. Dia tidak boleh menyalakan kembang api setelah pukul 01.00. Sempat ia mengiyakan dan berjanji hanya menyalakan kembang api dari pukul 11.00 hingga 00.15. Izin dari Pak RT pun ia dapat.

Dasar Tambung. Tak kapok-kapok. Maklum, setiap pesta tahun baru pasti dia menenggak sebotol hingga dua botol sempurna campur M 150. Mungkin, karena itu, dia tak bisa menahan nafsu untuk membeli lima kembang api lagi.

“Udah lagi Tambung. Udah waktunya tidur. Tetangga sebelah rumah lu itu punya sakit jantung. Kemarin baru dirawat. Nanti lu kayak lagu Jamrud pula,” ujar kawannya mengingatkan sebelum pulang meninggalkan temannya yang malang itu.

“Ya ya ya. Setahun sekali ini. Dia juga  pasti sudah mendapat obat dari dokter. Pasti sudah sehat lah yaw. Tenang aja lu. Biar gua yang nanggung kalau ada apa-apa,” ujarnya sembari menenggak dua gelas sempurna kemudian mengambil dua kembang api lalu menyalakan.

Tor. Duar. Tor. Duar. Kembang Api menyala dan didengar juga oleh Pak RT.

“Assalammualaikum, Pak. Tolong. Tolong. Bapak pingsan setelah sesak karena terbangun lantaran kaget mendengar dentuman. Tolong antar saya ke rumah sakit,” ujar anaknya si korban kembang api Tambung kepada Pak RT yang kebetulan rumahnya berhadapan.

Setelah tahu dokter tak mampu menyelamatkan nyawa warganya, maka Pak RT bergegas ke kantor polisi untuk melaporkan Tambung. Baginya, tak ada jalan lain selain menjebloskannya ke dalam penjara.

 

2020

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie