Sajak Muhammad Alfariezie
Penyair dan Puisi
Bagai rerintik hujan kepada daun
Penyair memupuk kata agar bahasa seperti gaun
Menjadi pakaian khusus pesta
Yang harganya beda dengan pasta
Kadang pujangga lupa makan demi menulis syair
Tapi itu supaya kalimatnya menyihir
Kadang sehari habis lima gelas kopi tuk menulis puisi
Namun itu vitamin agar imaji tak sekedar ilusi
Apakah sajak begitu penting?
Coba bayangkan rumah tanpa genting
Coba tengok gubuk yang nihil jerami
Mungkinkah istri tidak memiliki suami?
Misal ornamen itulah puisi
Maka tak jarang ada yang berkelahi demi diksi
Namun ibu para syuhada mendapat puji Muhammad
Bahkan sajak dalam kitab Daud merupakan Mukjizat
2020
Bagai rerintik hujan kepada daun
Penyair memupuk kata agar bahasa seperti gaun
Menjadi pakaian khusus pesta
Yang harganya beda dengan pasta
Kadang pujangga lupa makan demi menulis syair
Tapi itu supaya kalimatnya menyihir
Kadang sehari habis lima gelas kopi tuk menulis puisi
Namun itu vitamin agar imaji tak sekedar ilusi
Apakah sajak begitu penting?
Coba bayangkan rumah tanpa genting
Coba tengok gubuk yang nihil jerami
Mungkinkah istri tidak memiliki suami?
Misal ornamen itulah puisi
Maka tak jarang ada yang berkelahi demi diksi
Namun ibu para syuhada mendapat puji Muhammad
Bahkan sajak dalam kitab Daud merupakan Mukjizat
2020
Komentar
Posting Komentar