Sajak Muhammad Alfariezie
Jalan Aiman
Seperti musikus menciptakan lagu
Aiman enggan adiknya dungu
Atau bagai orang tak punya perigi
Dan bak sisa daging di gigi
Lalu seperti musisi mengulik irama
Ia ingin sang adik mengerti gama
Membunuh jahatnya bakteri
Menumbuhkan kemiri
Sejak ibunya di perut buaya
Ketika ayahnya mati makan pepaya
Pagi hingga malam ia berteman debu jalanan
Menjajakan mobil-mobilan dan koran
Kadang ia iri melihat kawannya
Pernah ia menangis memandang sekolahnya
Tapi pabila sang adik yang ke semak belukar
Sakit perasaannya mengakar
2020
Komentar
Posting Komentar