Puisi Muhammad Alfariezie



Kehadiran

Jangankan aku, sayang
Bunga-bunga pun senang
Olehmu, kekasihku
Ranjang ungu pun nihil debu, dan
Hilang derit itu


Bagai sungai kepada ikan
Di kasurnya aku nyaman
Tidak lagi mimpi tenggelam
Senandika meramku pun seperti gurindam


Ibarat mentari, bulan dan bintang
Cahayamu murni
Dari pagi hingga malam-- cinta
Di spreinya kau tebar

Bertahun-tahun lapuk kainnya
Gatal menyentuh benang-benangnya
Bahkan kucing
Mati bila selalu di sana

2020



Biodata :

Muhammad Alfariezie, lahir di Bandar Lampung, 19 November 1994, Lulusan FTIK  Universitas Teknokrat Indonesia. Pernah aktif di UKM Teater Sastra TERAS. Selain itu ia juga ikut berproses di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS.
Karya puisinya telah di muat media massa Lampung Post, Budaya Haluan, Majalah Simalaba, Flores Sastra dan dalam antologi bersama yaitu “Semalam Di Pesantren, Aku Pelajari Kemerdekaan, dan Jejak Cinta Di Bumi Raflesia. Buku tunggal yang berjudul PROSA, telah terbit dan dapat di beli di Toko Pedia. Bukalapak. Shope dan Guepedia”

Pernah diundang ke acara Festival Sastra Asia Tenggara Yang bertema jejak Cinta di Bumi Raflesia, yang diadakan di Bengkulu. Pernah diundang pada acara Festival Asia Tenggara yang bertema Hang Tuah, yang diadakan di Gunung Bintan. Pernah diundang ke festival sastra internasional poetry island Tuhan, Kata-kata dan cinta.


 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tekhnologi Bagi Anak

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani