Kerjasama Peningkatan Income Parekraf

 

Foto usai penandatangan nota kesepakatan yang dilakukan Ketua AEKEN dan Ketua Asita Lampung di Pasar Kreatif dan Seni, PKOR Way Halim.



Kerjasama Peningkatan Income Parekraf


BANDARLAMPUNG, LN— Kabar baik menghampiri kesenian dan bidang ekonomi kreatif Lampung. Asosiasi Ekonomi Kreatif Nusantara (AEKEN) dan  Asosiasi Agen Perjalanan Wisata (Asita) Lampung menjalin kerjasama menyusun paket destinasi wisata unggulan. Wisatawan yang melakukan tour ke Lampung akan disuguhkan paket pertunjukan seni dan budaya, kuliner hingga merchandise yang ada di Pasar Kreatif dan Seni (paksi), Kompleks PKOR Way Halim, Senin, (28/9). 


“Harapan saya sebagai ketua AEKEN tentu saja ingin sekali mendatangkan ¬income seniman dan praktisi ekonomi kreatif (ekraf) di paksi. Selain itu, tentu saja mengenalkan warisan budaya leluhur dan mengenalkan hasil karya seni generasi millenial Lampung,” kata Ketua AEKEN, Agusta Agil Wibowo, di pelataran Pasar Kreatif dan Seni. 


Kerjasama yang terjalin antara AEKEN dan Asita memiliki target. Namun target yang sudah terealisasi masih seputar jumlah wisatawan. 


“Kita punya target kunjungan. Minimal 3000 wisatawan harus kita datangkan. Jika dari 3 ribu wisatawan itu minimal mendatangkan keuntungan bersih per wisatawan 50 ribu, maka hasilnya 150 juta bisa kita dapatkan. Itu masih hitungan sederhana. Belum jika kita rinci satu persatu barang dan seni yang akan dibeli wisatawan,” ujar Ketua Asita Lampung, Arizo Fasha Wilian Agung.


Perhitungan keuntungan yang akan diterima dan seni pertunjukkan hingga kuliner yang nanti disajikan masih dalam rencana. Untuk merealisakan berapa keuntungan perlu waktu dan rencana. Selain itu, untuk menentukan seni pertunjukkan dan merchandise hingga kuliner pun membutuhkan kerjasama dengan beberapa stakeholder.


Agusta Ari Wibowo berharap kepada pemerintah provinsi serta dinas yang terkait. Agil, begitu panggilannya, menginginkan para stakeholder turut memberi stimulan supaya perekonomian sektor parekraf membaik setelah pandemi melanda Indonesia. 


“Saya berharap pemerintah dan stakeholder yang terlibat di bidang pariwisata dan Ekonomi kreatif membuat regulasi agar seniman dan praktisi ekraf kembali sejahtera dan seni budaya serta hasil kreatifitas masyarakat Lampung mendapat apresiasi masyarakat luas,” kutipnya. 

(Alf)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Muhammad Alfariezie

Karya Sastra Muhammad Alfariezie BIn Firdaus BIn Iwal BUrhani

Puisi Muhammad Alfariezie