Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Sajak Muhammad Alfariezie

Penyair dan Puisi Bagai rerintik hujan kepada daun Penyair memupuk kata agar bahasa seperti gaun Menjadi pakaian khusus pesta Yang harganya beda dengan pasta Kadang pujangga lupa makan demi menulis syair Tapi itu supaya kalimatnya menyihir Kadang sehari habis lima gelas kopi tuk menulis puisi Namun itu vitamin agar imaji tak sekedar ilusi Apakah sajak begitu penting? Coba bayangkan rumah tanpa genting Coba tengok gubuk yang nihil jerami Mungkinkah istri tidak memiliki suami? Misal ornamen itulah puisi Maka tak jarang ada yang berkelahi demi diksi Namun ibu para syuhada  mendapat puji Muhammad Bahkan sajak dalam kitab Daud merupakan Mukjizat 2020

Sajak Muhammad Alfariezie

Memandang Hijau Perasaan  Sebelum fajar terpejam Madu telah di perut sang ayam Lalu pelan ia elus jambul hingga ekornya Bagai itu rambut kekasihnya Seperti memandang rerumput basah Melihat kasihnya perasaan tergugah Ia mentari penyisir nan kusut Yang cintanya tak pernah susut Tidak ia biarkan ayamnya berkelahi Tak ia biarkan kandangnya penuh tahi Ia senantiasa berkata pada itu peliharaan Bahwa bebas mencari pasangan Andi memang bangsawan tapi perasaannya perawan Saat ini saingannya sungai awan Seperti orang takkan merubah Seperti ahli ibadah 2020

Antusias Mahasiswa ke Perpusda

Gambar
Antusias Mahasiswa ke Perpusda Bandarlampung—   (9/7/20)   Mahasiswa antusias mengunjungi Perpustakaan Daerah (perpusda) meski di tengah pandemi, karena kebersihan dan protokol kesehatatan yang diterapkan, sehingga kenyamanan membaca, mengerjakan skripsi serta mencari-cari koleksi buku cukup optimal. “Kami masih membuka kunjungan perorangan karena telah menyiapkan protokol kesehatan sesuai prosedur. Alhamdulilah, jumlah kunjungan perhari masih mencapai 60 orang,” ujar Alson pegawai bidang pelayanan perpustakaan daerah.   Lalu, lanjutnya, “Jika dalam keadaan normal, kami membuka kunjugan dari berbagai TK atau Paud. Jumlah siswanya mencapai 60 hingga 80 orang. Namun, sementara kami stop, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.” Sedangkan seorang pengunjung yang bernama Denis Sirwin mengatakan, ia merasa nyaman menyelesaikan skripsinya karena fasilitas ruangan memadai dan ada pendingin udara serta wiifi. Denis Derwin adalah mahasiswa UIN ...

DOODLE ART SCIENCE & PHOTOGRAPHY CONTEST DI MASA COVID-19

Gambar
JAWA TIMUR, LAMPUNG, SUMATERA BARAT AKAN SELENGGARAKAN DOODLE ART SCIENCE & PHOTOGRAPHY CONTEST DI MASA COVID-19 Bandarlampung, LE-- JawaTimur  park1 Science Center  Jawa Timur Park (JTP), Science Center Lampung  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Lampung, dan Science Center Sumatera Barat  Dinas Kebudayaan Prov. Sumatera Barat akan menyelenggarakan Kegiatan Doodle Art Science Contest dan Photography Contest bagi pelajar di wilayah provinsi Jawa Timur, Lampung, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini akan dibuka pendaftarannya secara daring/online dan karya peserta diunggah melalui media sosial. Tujuan dilakukan kegiatan ini yakni untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya pelajar tentang penanganan Covid-19 sehari-hari dan untuk mengisi waktu luang anak dan keluarga selama di rumah saja. Doodle Art Science Contest mengangkat tema Me vs Covid-19 diikuti oleh siswa kelas 4-6 SD bersama orang tuanya. Di kegiatan ini, peserta dapat menangga...

Sajak Muhammad Alfariezie

Jalan Aiman Seperti musikus menciptakan lagu Aiman enggan adiknya dungu Atau bagai orang tak punya perigi Dan bak sisa daging di gigi Lalu seperti musisi mengulik irama Ia ingin sang adik mengerti gama Membunuh jahatnya bakteri Menumbuhkan kemiri Sejak ibunya di perut buaya Ketika ayahnya mati makan pepaya Pagi hingga malam ia berteman debu jalanan Menjajakan mobil-mobilan dan koran Kadang ia iri melihat kawannya Pernah ia menangis memandang sekolahnya Tapi pabila sang adik yang ke semak belukar   Sakit perasaannya mengakar 2020