Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Rangsangan Informasi Agusri Junaidi Dalam Karya Sastra

Gambar
Rangsangan Informasi Karya Agusri Junaidi Rangsangan Informasi Banyak unsur ekstrinsik yang bisa kita dapat dari karangan berjudul wajah musim karya agusri junaidi. Di antara itu ialah psikologi dari informasi yang ia abadikan untuk khalayak ramai—Tapi,  apakah data-data itu penting bagi peradaban? Tentu saja setiap sejarah memiliki pesan bagi setiap pembaca. Gejala Kognitif Karya Agusri Junaidi Pulau Bintan pada hikayat mana sejarah ditambatkan di laut natuna aku ditekuk angan tergoda aku rentak melayu di Pantai Dugong selendangku ditarik ikut berlenggok laut cerah menyala makyong jadi cerita yang tak kumengerti batas-batasnya Pulau Bintan begitu ramah Dijamunya aku kopi sekanak Daging pelanduk para raja Juga durian macam rupa Agusri Junaidi adalah penyair yang pandai mengamati gejala sosial maupun alam. Ia pun tak hanya menganalisa, tapi menikmati tiap-tiap peristiwa puitis.  Pandangan agusri luas. Ia berhasil ...

Puisi-puisi Muhammad Alfariezie untuk Festival Sastra

Puisi-puisi Muhammad Alfariezie Sosial Budaya Perairan Nan Luas Seperti pelangi Warna-warni yang menyeberangi Ada kapal pesiar Mengangkut para saudagar Veri dan tengker Muat sumber daya inlander Lokasi ini unik menarik Bermacam pernak-pernik Pasirnya istana sanak lunik Bahkan gudang garam dan lautan teduh Beberapa nama yang sungguh Mengisi pikiran Hingga harapan Tapi seperti desa pegunungan Apa ini tempat yang nyaman? Ah tua dan muda berperahu Tak jarang bahu membahu Meski kadang tempat ini mengamuk Bagai punya milyaran nyamuk Punya tendangan terjang Punya tinju terjang—Tapi  Laut, ya laut, laut ini Terhampar luas di nurani Kepak bangau Kelapa hijau Pasir halus pantai Dan angin yang aduhai Apa indah? Nyatanya megah Maka mentari kerap becermin Dan cahayanya bermain 2020 Energi Angin Seperti air Keriangan mujair Bocah senang lelayangnya terbang Ini napas inspirasi Banyak musisi Salah satunya dewa menyatukan udara dan jiwa ...

Keinginan Orang-orang Gedung Dalem

Gambar
Juru parkir yang menetap di Gedung Dalem, Enggal, Bandar Lampung—  Ingin mencari rezeki yang halal untuk keluarga. Karena itu mereka berharap  selalu ada acara serta kegiatan kerakyatan yang berlangsung di Taman Gajah.  Setiap ada perhelatan, mereka bisa membeli dua karung beras, memberi jajan anak serta kebutuhan pokok lain seperti bahan bakar minyak dan gas serta pakaian dari hasil jasa memarkirkan kendaraan. Tapi sayang sekali, karena hal itu tidak bisa diselenggarakan pada saat pandemi seperti ini, apalagi ketika warganet, baik iklan dalam televisi, serta pemerintahan menstempel #dirumahaja. Memang sebelum ada pandemi, taman gajah selalu dikunjungi berbagai pengunjung. Mereka biasa datang setelah ashar hingga pukul 22.00. Selain itu, tanah ini pun sering dijadikan tempat diselenggarakan pesta rakyat oleh pemerintah maupun perorangan. Acaranya pun beragam, mulai dari kuliner, musik hingga taman baca, sehingga orang yang datang bisa mencapai ratusan ba...

Toleransi Warga Bandar Lampung

Gambar
Toleransi Warga Bandar Lampung Warga Bandar Lampung menjunjung tinggi toleransi, tak terkecuali dalam suasana di tengah kecelakaan. Tidak ada ketegangan sebagaimana yang selama ini sering dijadikan topik dan tema oleh newendi alias Wendi Septian dalam acara stand up comedy . Sore menjelang magrib terjadi kecelakaan di jalan jenderal sudirman, Enggal, Tanjung Karang Pusat, tepat di depan taman gajah kota Bandar Lampung. Sayang sekali para korban serta warga yang turut membantu tidak ingin nama mereka diketahui publik. Kecelekaan tersebut tidaklah menimbulkan kerusakan berat serta korban luka-luka. Para pedagang dan juru parkir yang berada di tempat kejadian pun bergegas menolong mereka. Dua pengendara langsung diajak ke pinggir jalan dan tak lupa motor yang tergeletak pun mereka tuntun ke dekat pemiliknya. Ketika usai mengecek tubuh dan motornya— salah satu pengendara langsung meraih tangan lawannya. Ia meminta maaf, meski dalam kejadian ini tak tahu siapa ...